TIPS MENULIS MOTIVATION LETTER
Sebelum memulai pada tips menulis
Motivation Letter, pastinya teman-teman masih
bingung dengan pemahaman apa si Motivation Letter itu? apa
kegunaannya? dan seberapa penting si Motivation Letter itu? untuk kalian yang
baru mendengar Motivation Letter
pasti asing banget dong di telinga. Nah, kalau kaya gitu, sama! saya juga dulu pun
pasti asing banget dong di telinga. Nah, kalau kaya gitu, sama! saya juga dulu pun
begitu
:v izinkan saya berbagi dengan apa yang saya miliki dan dapatkan ya,
teman-teman, semoga bermanfaat. Okay. Mari kita bahas mengenai Motivation
Letter!
Sesuai dengan namanya, Motivation Letter / surat motivasi, merupakan sebuah surat
Sesuai dengan namanya, Motivation Letter / surat motivasi, merupakan sebuah surat
yang
berisi tentang penjelasan motivasi kita untuk bergabung dalam sebuah program,
organisasi, melamar pekerjaan atau melamar beasiswa. Motivation Letter
merupakan surat yang keberadaannya sangat penting dan biasanya disandingkan
dengan CV / Curriculum Vitae. Motivation Letter menjadi suatu pertimbangan
layak atau tidaknya kita untuk melamar dan bergabung dalam perusahaan, pekerjaan,
organisasi atau beasiswa yang kita tuju. Jumlah maksimal menulis Motivation
Letter yang baik adalah cukup 2 halaman. Menulis Motivation Letter pun memiliki banyak versi, namun jangan
sampai Motivation Letter yang kita tulis
terkesan arogan dan berlebih, ya. Okay, inilah tips menulis Motivation Letter
yang baik!
1.
Perkenalan
Gunakan dengan
model perkenalan yang berbeda. Stop menulis dengan bahasa yang biasa-biasa
saja! dalam artian tidak berlebih ya, namun berbeda dari kebanyakkan orang
menulis. Kupas mengenai kelebihan, bakat dan minat. Serta pendidikan dan
kualifikasi kalian. Ingat! Nulisnya ngga boleh sombong dan ngga boleh
terlalu merendah. Jadi, sewajarnya saja. Pada bagian awal ini, kalian harus
bisa menarik perhatian pihak yang membaca pastinya dengan bahasa yang baik
dan menarik. Pembaca akan lebih tertarik
jika di awal tulisan kita mengggunakan bahasa yang baik dan menarik pula. Bagian
ini penting banget ya, teman!
2.
Tulis hal-hal spesifik semisal perusahaan, organisasi, program atau
beasiswa yang kamu tuju
Nah, pastinya
sebelum menulis Motivation Letter, kalian harus memahami yang menjadi kalian
tuju. Selain itu, pada bagian ini kalian juga menjelaskan mengenai latar belakang,
motivasi dan alasan kuat serta terbaik kalian dalam mendaftar.
3.
Tulis kegiatan dan prestasi
Sekecil apapun
itu kegiatan dan prestasi yang kalian miliki, cantumkan. (Namun masih dalam
kategori wajar ya).
4.
Tulis mengenai kepribadian, softs kills, pengalaman organisasi,
pelatihan dan berbagai hal mengenai kualiatas diri kalian
Tulis dengan
bahasa yang lugas dan sepantasnya, ya.
5.
Jabarkan
visi misi dengan baik, Hal apa saja yang akan kamu lakukan kemudian hari, karir
yang sejalan setelah diterima melamar di sebuah universitas (bagi yang mendaftar
beasiswa), Jika diterima, keuntungan apa untuk perusahaan, organisasi,
universitas atau pemberi beasiswa
(Feedback), Sebutkan kontribusi yang ingin kamu berikan kepada masyarakat,
lingkungan atau negara
6.
Cantumkan harapan untuk bisa bergabung/diterima
Pada bagian ini tulis dan jelaskan
mengapa kamu layak dapat diterima. Namun, perlu diingat pada bagian ini jangan
terlalu terkesan sangat memohon-mohon. Gunakan bahasa yang sewajarnya dan
meyakinkan pihak yang mempertimbangkan.
-Kesimpulan
singkat dari bagian-bagian di atas, untuk menguatkan agar dapat
diterima, Hindari penggunaan kata-kata yang
sudah disampaikan atau dengan cara yang sama sebelumnya.
Gunakan rangkaian kata yang baru
namun pada inti yang sama. Sambungkan kata-kata tersebut menjadi sebuah harapan
kuat dan meyakinkan agar pihak pembaca mempertimbangkan kalian diposisi layak
diterima.
7.
Yang terakhir penting banget, nih!
SETELAH
BERUSAHA MAKSIMAL, JANGAN LUPA KUATKAN DOA KALIAN, YA!
Hindari
dan jangan masukkan beberapa hal di bawah ini dalam Motivation Letter kalian!
1.
Menyampaikan hal yang tidak perlu
Harus singkat, jelas, padat dan jujur
2.
Klise (hal yang tidak begitu jelas)
Klise bisa juga berupa sesuatu yang sering sekali ditulis
kebanyakkan orang (umum).
3.
Mengemis / pesimis (jangan menunjukkan diri terlalu memohon)
4.
Tidak menjual
-Tidak memiliki manfaat untuk orang lain / terlalu mementingkan
diri sendiri
-Tidak memiliki apa yang dapat diberi atau kontribusi apa terhadap
sekitar
5. Kesalahan grammar,
terlalu muter-muter dan pilihan kata tidak tepa
6. Tidak Proofreading
(Motivation Letter kalian tidak dikonsultasikan
kepada yang ahli, untuk
meminta masukan, saran dan koreksi)
7. Satu Motivation Letter
untuk digunakan mendaftar semua pekerjaan atau beasiswa. (Setiap mendaftar, ganti dengan
motivation letter yang
baru)
Okay. Itulah pembahasan mengenai Motivation Letter ya, teman.
Selamat belajar, dan selamat mencoba.
Semoga bisa membantu kalian dan semoga bermanfaat.
Terimakasih!
Bagus dalam berkarya. Semoga ilmumu berkah,
BalasHapusAamiin Ya Allah.
BalasHapusTerimakasih kak.
Bareng-bareng belajar 💙
Sangar.. sangar..
BalasHapus